sudah lama rasanya tidak mengupdate blog ini. bukannya lupa atau sengaja melupakan, aku hanya punya terlalu banyak cerita akhir-akhir ini. sampai-sampai bingung mau berbagi tentang apa..
sudah lebih 1 semester aku mengerjakan skripsi. banyak cerita dalam penulisannya. suka duka sudah aku telan semua, bulat-bulat, sendiri dan berakhir air mata. iya, di saat suka pun air mataku jatuh. cerita dukanya mulai dari menunggu doping (alias dosen pembimbing) yang susah dihubungi, ngadepin mood doping yang naik turun, nyari bahan teori, salah cara masukin data ke spss, revisi berkali-kali, sampai ganti judul pun sudah aku hadapi.. semuanya terlewati sampai saat ini aku menunggu pendaftaran untuk ujian komprehensif (peraturan baru) gelombang kedua. bukannya aku merasa gagah atau kuat, itu semua terlewati karena ada Tuhan yang memampukanku diketidakmampuanku (quote temanku irma). hal terpuruknya aku pernah mau munta cuti, aku capek kalau harus ganti judul lagi disaat penelitianku sudah selesai. aku menangis sejadi-jadinya. rasanya duniaku akan berakhir. tapi apa, ibunda tercinta, sahabat-sahabatku, serta kekuatan terbesar dari Bapaku menopangku dari kejatuhanku. BENAR-BENAR MENOPANGKU...
rasanya sudah lelah berjuang untuk hal yang satu ini. habislah air mata, tenaga pun sudah lenyap, semangat jelas tiada saat itu. aku ingat betul hal yang ingin aku lakukan ialah kabur dari kota ini.. AKU CAPEK TUHANNNN.. meronta dan menangiskan air mata yang sudah mengering. sakitnya tak terhankan.
di sela-sela rintihanku, ada suara yang aku yakini itu suara Bapaku, berkata BERJUANG SAMPAI GARIS FINISH..selama tiga hari aku merenungi kata-kata itu. aku imani dalam doa dan selalu berakhir air mata..
aku percaya setiap manusia punya kisah yang berbeda-beda dalam hidupnya. apapun itu, pasti ada sedikit bayaknya sebuah perjuangan. perjuangan yang konsisten dan berpengharapan.
aku bukan mengatakan setelah skripsi berakhir, maka sampailah aku pada GARIS FINISH-ku. TIDAK!!!
terlalu naif untuk berkata demikian. GARIS FINISH-ku masih misteri kisahnya..
karena aku percaya, di saat aku telah sampai ke garis itu, aku telah bersama Bapaku....