Rabu, 11 April 2012

Berjuang sampai "Garis Finish"

sudah lama rasanya tidak mengupdate blog ini. bukannya lupa atau sengaja melupakan, aku hanya punya terlalu banyak cerita akhir-akhir ini. sampai-sampai bingung mau berbagi tentang apa..
sudah lebih 1 semester aku mengerjakan skripsi. banyak cerita dalam penulisannya. suka duka sudah aku telan semua, bulat-bulat, sendiri dan berakhir air mata. iya, di saat suka pun air mataku jatuh. cerita dukanya mulai dari menunggu doping (alias dosen pembimbing) yang susah dihubungi, ngadepin mood doping yang naik turun, nyari bahan teori, salah cara masukin data ke spss, revisi berkali-kali, sampai ganti judul pun sudah aku hadapi.. semuanya terlewati sampai saat ini aku menunggu pendaftaran untuk ujian komprehensif (peraturan baru) gelombang kedua. bukannya aku merasa gagah atau kuat, itu semua terlewati karena ada Tuhan yang memampukanku diketidakmampuanku (quote temanku irma). hal terpuruknya aku pernah mau munta cuti, aku capek kalau harus ganti judul lagi disaat penelitianku sudah selesai. aku menangis sejadi-jadinya. rasanya duniaku akan berakhir. tapi apa, ibunda tercinta, sahabat-sahabatku, serta kekuatan terbesar dari Bapaku menopangku dari kejatuhanku. BENAR-BENAR MENOPANGKU...
rasanya sudah lelah berjuang untuk hal yang satu ini. habislah air mata, tenaga pun sudah lenyap, semangat jelas tiada saat itu. aku ingat betul hal yang ingin aku lakukan ialah kabur dari kota ini.. AKU CAPEK TUHANNNN.. meronta dan menangiskan air mata yang sudah mengering. sakitnya tak terhankan.
di sela-sela rintihanku, ada suara yang aku yakini itu suara Bapaku, berkata BERJUANG SAMPAI GARIS FINISH..selama tiga hari aku merenungi kata-kata itu. aku imani dalam doa dan selalu berakhir air mata..
aku percaya setiap manusia punya kisah yang berbeda-beda dalam hidupnya. apapun itu, pasti ada sedikit bayaknya sebuah perjuangan. perjuangan yang konsisten dan berpengharapan.
aku bukan mengatakan setelah skripsi berakhir, maka sampailah aku pada GARIS FINISH-ku. TIDAK!!!
terlalu naif untuk berkata demikian. GARIS FINISH-ku masih misteri kisahnya..
karena aku percaya, di saat aku telah sampai ke garis itu, aku telah bersama Bapaku....

Senin, 23 Januari 2012

Hai Malam

hai malam, apa kabarmu?
lama tidak menyapa, bukan tidak merindu. Kita tetap bersama, setiap saatnya tiba.

hai malam, masihkah engkau berselimutkan sunyi. diam. kelam. hanya ada detakan jam merintih. tanpa henti.

hai malam, sudahkah engkau bercerita, tentang pagi yang penuh kisah, atau sekedar menghela, bahwa engkau ada.

hai malam, aku masih disini. sekedar memberi tahu. aku masih ada. meski terkadang serasa di pintu berbeda, kita tertuju pada arah yang sama. pagi.

aku tahu, engkau juga tahu. kita sama-sama dicipta, untuk para penjemput. kamu pagi, aku kekasih.
hai malam, semoga mimpimu tak lagi perih. cukuplah kita yang dulu. merasa pilu itu..

hai malam, tolong ceritakan pada Tuhan-mu, Tuhan-ku, aku telah berkisah, masih berkisah.
iyah, dalam-mu.

dalam malam yang menunggu pagi
dalam hatiku yang menunggu kekasih

Jumat, 04 November 2011

tak pernah setengah hati.....

sore ini lagi hujan.
setelah beresin (red bersihin) akuarium miniku, aku langsung terduduk di atas bangku plastik bersandar biru. tepat dibelakang meja coklat pucat punyaku. berserak disana buku-buku, tempat bekas lotion dengan merek terkenal (ori****e) yang udah aku taruh uang logam, draft skripsi yang ke empat, handfree, mini speaker, dan seabrek penghuni setia mejaku.

kubuka si"merah"ku yang udah setia nemenin setahun lebih (huft, keinget lagi sama lappi pertamaku yang raib dimaling). nyalakan tombol power dan bootinggggg... lama bener.. (sempat ngkhayal random)..
wallpaper ungu biru modelnya volcom dengan perempuan setengah (sebenarnya hampir seluruhnya sih) telanjang berbalut selembar kain (kertas kayaknya) bertuliskan "volcom support" dan "breathing for breast cancer" akhirnya muncul jugaaaaa...
kebanyakan shortcut sih jadi lama bet bootingnya.. awalnya sih cuma pengen nge browsing2 iseng ajah (fitur wajib fb, yahoo), tapi lebih tertarik maen tropical fish shop 2 dan gagal capai level berikutnya (maklum udah level  tinggi).okeh, close game...

dan jariku mulai meng-klik2 si"merah" yang lain (mouse loh mouse), pilih folder video, eh tertarik buka sub folder new domestik, waaa ada lagu tompi disana..(lupa kapan terakhir dengerin lagunya)..

asemmm ye, nie lagu melow bener. plus ujan lagi.. Dan seperti biasa, kalo udah kek gini ceritanya pasti ujung2nya galau..ahahhaha...iyah bener..

"tak pernah setengah hati, memilikimu, mencintaimu..."
muncul wajah iban di pikiranku. eh, koq dia yah. ehmm, sebenarnya ga terlintas untuk nulis tentang dia. cuma kayaknya sekarang udah takdir aku nulis tentang dia..
namanya david, dia ibanku dan marganya sama dengan emakku.wat?? jangan tanya kenapa, pasti orang batak ngerasa aneh (yang ga batak, nanya gih sama org batak).. pertama kali ketemu tuh pas masih kecil, setelah papa meninggal, kami berkunjung (alm.opung, mama, dan aku) ke dumai tempatnya tinggal. kelas lima SD dan dia setahun dibawahku.pemalu abiss itu bocah, kesan pertamaku. ehm....#ingatkenanagankembali...
setelah sekian tahun, aku ga ketemu dia lagi. dan singkat cerita (kalo diceritain entar jadi ftv bersambung) kita tinggal di kota yang sama.sama2 kuliah di tempat berbeda. Dia baik kali orangnya, sabar, rendah hati, dan bla bla bla (asli baik kaliiiiiiiiiiiii dan keluargaku udah mengakuinyaaaaa). sebenarnya dia udah pernah bilang dia suka sama aku (jangan tanya alasannya, karna sampe saat aku nulis ini juga dia gatau alasannya).awalnya aku cuma simpatik sama dia, yah wajarlah, aku pas recovery dari masa laluku..yap, ditinggal pacar meridddd..(jangan nangis jangan nangis :D:D:D)..semakin hari kita semakin dekat, semakin saling mengerti, saling nge_cover bad habit masing2 (sebenarnya dia yg banyakan nge-cover, aku aslinya emosian dan egois)..rasa sayang itu pun makin dalam...huft, 
minggu ini, dia mau pulkam ke dumai, ada urusan. dan seperti biasa, aku merasa...................
gadak temen jalan lagi, becanda, makan, dll lagiiii..padahal hanya 3-4 harian dan harinya belum datang, eh aku udah panikan ajah.wat?????
iyah, harusnya aku akui aku juga sayang sama dia, tp yahh.... (banyak alasan bro, kuliah, cita2, nyari duit, dan segudang mimpiku menghalangiku)..

"kita akan lebih merasa kehilangan seseorang berharga setelah dia pergi" 
setttt, klasik abis dan ngenakk kaliii..whuaaaaa...
iyah, sebenarnya sadar ga sadar aku udah jatuh cinta sama nie brondong sejak kita ketemuan setelah besar (gede), cuma masa lalu dan mimpi sudah mampu menutupinya sekian waktu. tapi tetep ajah, namanya cinta atau sayang mau ditutupin gimanapun, akan ketahuan pada akhirnya (koq kayak bangkai yah..)
grrrr...

bebh, cepat pulang yah.biar ada nemenin makan, nonton, gosip, maen dota, dlll.....




#np Tak Pernah Setengah Hati - Tompi
masih hujan...........

Kamis, 22 September 2011

ayah, aku rindu

sudah lama tidak menulis. bukan berarti hati tidak mempunyai cerita. akhir-akhir ini hanya terlalu sibuk dengan setumpuk target dan mimpi. bukan berarti aku melupa akanmu...
tidak walau mata telah terpejam...

fokus akan ekspektasi masa depan lebih baik seprti berfluktuasi di benakku. selintas senyumanmu membayangi kala jiwa mulai drop. aku hanya membalas dengan bulir-bulir bening yang pecah setelah terbendung sekian waktu. jatuh lagi....

terkadang merasa berlalri buka di arena punyaku, terkadang merasa tidak melakukan apa-apa, terkadang merasa "nothing"...
apa ini...??
dan perasaan abstrak itu makin melumer dengan luka-luka kecil akibat kerikil yang aku paksa injak saat telapakku masih basah dan lunak. sakit memang, tapi sesumbar senyummu masih bermain di pandanganku. jelas sekali...

maunya bisa teriak dan berkata "Bapa, boleh aku pinjam ayahku sebentar?"
terlalu naif untuk menghempaskan rindu hanya dalam tulisan mati di layar ini. sesekali menghapus air bening di pipi dan kembali memainkan jari.

ingin tidur di pangkuanmu sambil bercerita, sekedar menceritakan kisahku hari ini.
10 tahun lebih tanpamu tidak menghilangkan kerapuhanku serta isak pilu akan rindu..
tidak barang seberkas...

ayah, aku sedang berjuang demi dia yang kau tinggalkan, ibu..
demi mimpi kita dulu yang belum sempat terjadi..
terlalu banyak asa untuk bisa bersama, walau di kejauhan aku percaya
engkau telah bahagia..

ayah, aku ingin merangkul dan berbisik,
"aku rindu"

humft...
jatuh lagi...

hujan menemani rinduku disini...


Rabu, 01 Juni 2011

PERSELINGKUHAN

saat dimana kita berbicara sendiri,
mungkin badan kita masih bersama
tetapi hati pergi entah kemana

saat dimana kita mencari terang yang lain
kita lupa bahwa kita dulu pernah saling menerangi

lupa akan setiap ikrar yang sudah terucap di awal kisah
lupa janji untuk saling melengkapi

saat dimana bukan hanya cinta yang dipertaruhkan
tetapi  memperoleh kebahagiaan jadi alasan gelapnya

saat dimana jenuh dan cinta lama menjadi bumerang
dan pisah jadi jalan keluar

terkadang malah lebih romantis
jauh berbeda dari sebelumnya
padahal itu hanya menutup aroma cinta lain yang sudah membara

saat dimana kita lupa semua hal indah punya kita
malah berpaling untuk merajut benang baru

sering lupa bahwa cinta baru itu belum tentu sekuat cinta kita sekarang
sering lupa bahwa cinta baru itu hanya sekadar cinta sesaat
yang perlahan akan sirna

yah, intinya disaat itu kita sering lupa atau berpura-pura lupa
bahwa kita sudah punya cinta dan pergi mencari lagi tanpa hati

Sabtu, 21 Mei 2011

aku mau kamu ciptakan lagu untukku...

hampir setiap sore gadis berkacamata menemani lelaki berkumis tipis duduk dibawah pohon rindang di taman tempat favorit mereka bertemu. Saling bercerita apa yang telah terjadi seharian, apa yang membuat mereka bahagia, apa yang membuat mereka saling terkuras emosi, dan apa-apa yang lain yang menurut mereka pantas untuk dibagikan. si pria selalu menyandang gitar lengkap dengan tasnya bertali hitam. memang si pria suka mendendangkan berbagai lagu dan sering bertanya kepada si gadis, "apakah suaraku bagus?", "apakah lagu ini bagus?", dan sejumlah pertanyaan bagus lainnya tentang melodi yang dimainkannya...

sampai pada suatu sore, sore itu hampir mendatangkan senja indah berselimut kabut tipis. si gadis dan si pria kembali bersama. kali ini diatas kursi kayu abu-abu panjang tepat dibawah salah satu pohon disana. kembali si pria melantunkan lagu kesayangannya. berkali-kali dengan nada indah dan penuh penghayatan. sementara si wanita hanya duduk tanpa berhenti menatap si pria bernyanyi. tiba-tiba air matanya menetes. awalnya perlahan, namun semakin lama semakin deras. si gadis pun memalingkan wajahnya. tetapi si pria masih hanyut dalam nyanyiannya dan gitarnya sendiri. 

setelah sekian detik berlalu, si pria menyadari bahwa si gadis tidak memandangnya lagi. sambil memegang jemari si gadis, si pria bertanya "mengapa engkau bersedih gadisku?"
si gadis pun menjawab, "entah mengapa aku bersedih sayang. aku hanya iri dengan gitarmu, iri dengan melodi yang kamu ciptakan entah untuk siapa, aku iri sayang", jawab si gadis sambil terisak-isak.
"mengapa kamu iri sayang?"
"karena kamu tidak pernah menciptakan lagu untukku. kamu tidak pernah ingin bernyanyi untukku. padahal aku sudah ada di sisimu, kamu hanya bernyanyi untukmu sendiri serta duniamu yang asing bagiku. aku mau kamu ciptakan lagu untukku", mata si gadis tajam menuju harapan di mata si pria.

"kenapa kamu mengatakan hal itu sayang. bukankah setiap hari kita bersama di bawah pohon ini selalu berbagi. tahukah kamu kalau setiap lagu yangaku nyanyikan hanya untukmu. tahukah kamu setiap lirik yang baru aku buat selalu kamu orang pertama yang mendengarkannya. tahukah kamu setiap kamu memandangku bernyanyi itu lebih dari panggung manapun yang ada untukku. kamu terlalu berharga untukku sayang. aku hanya ingin kamu masuk ke dunia yang sudah aku persiapkan. maafkan aku jika aku seperti tidak menghiraukanmu dan tidak berkata demikian, itu karena aku ingin membuat 1 album hanya untukmu. untukmu yang selalu jadi inspirasiku. maafkan sikapku sayang. aku hanya ingin mempersembahkan semua laguku untukmu. hanya untukmu".

si gadis pun kehilangan kata dan memeluk si pria dengan eratnya. seolah tidak ingin berpisah.
"jika begitu, nyanyikan lagumu dari awal lagi. aku tidak ingin melewatkan satu pun lirik itu."

keduanya tersenyum, dan si pria melantunkan lagu itu dari awal lagi....

Kamis, 19 Mei 2011

seandainya batas-batas itu boleh diabaikan

hampir tiga tahun sudah kita bersama..
kita berikrar untuk setia dengan cinta yang kita bawa masing-masing...
tidak peduli apa yang ada di pundakmu dan di pundakku
kita tidak menolehnya terlalu lama, takut terjatuh..

kita bersama mengalahkan dunia, dunia yang kita anggap punya kita.
saat banyak hal yang meninggalkanku dengan sejuta pilu,
engkau menghadirkan bahu untukku bersandar
merengkuhku dengan niat meyakinkanku akan kekuatan tuk hadapi semua..
disaat aku mulai lelah mendayung di perahu yang sama
engkau menyuruhku tuk beristirahat tanpa batas waktu tertentu
dan membiarkan dirimu mengayuh sendiri sampai aku tersadar kita sudah berlayar terlalu jauh

Saat itu, saat yang sering aku bayangkan
ketakutanku terdalam tuk pisah darimu dalam hitungan ribuan kilometer dan perbedaan waktu..
kita harus berpisah, aku hanya sebatang kara di kota ufuk timur ini
sang ibu datang menjemputku tuk kembali ke kota yang belum pernah aku jamah
tempat banyak ditemukan sanak disana
harusnya aku bahagia bisa berkumpul dengan mereka
tetapi tidak, aku tidak bahagia
karena aku sadar kita akan berpisah untuk waktu dan jarak yang tak terhitung

sebulan sudah kita berpisah tak bertemu raga
namun, cinta dan hati ini selalu hanya untukmu sayang
kata-kata itu saling menguatkan kita kala kita dirundung rasa rindu mendalam
facebook, telepon, sms selalu menjadi pengobat kangen yang mujarab
sampai saat itu tiba,
saat dimana kamu datang ke kotaku sekarang ini
entah bagaimana caranya untuk mengungkapkan rasa bahagian ini
aku bisa memelukmu lagi, kita bisa berbagi lagi dengan menyentuh penuh kasih
aku bahagia sayang

namun, sepertinya kerikil mulai menyapa kita lagi
kali ini datang dari keluarga dan bundaku
sepertinya mereka tidak menyukai kehadiranmu disini
pemikiran  mereka yang terlalu jauh memandang serta di luar batas pikir kita sayang
ketatnya adatku menanggapi kehadiranmu di kota kecilku ini
memberikan rasa tidak nyaman untukmu pastinya
terlebih untukku

jika cinta bisa mengalahkan segalanya,
haruskah aku membobol semua alasan dan prasangka buruk punya kerabatku
jika cinta bisa mengubah segalanya
haruskah aku pergi bersamamu dan membangun dunia kita sendiri lagi tanpa menghiraukan mereka
jika aku memang mencintaimu dan kamu mencintaiku
harushkah kita nekad mengabaikan semua batas-batas rasional milik mereka akan kita
seandainya batas-batas itu boleh diabaikan
mungkin kita masih bisa menikmati waktu sempit bersama lagi disini
mungkin memori indah akan terukir di ingatanmu tentang kotaku

maafkan aku sayang,,
betapapun mereka menghalau cinta kita,
yakinlah akan kebesaran Tuhan atas cinta kita
maafkan mereka sayang
mereka hanya belum tahu dan mengerti dasar kasih kita
perlahan dan pasti semua akan terungkap
bahwa kita dan kisah kita akan abadi disana
aku mencintaimu sayang



Kisah ini punya dia sepupuku novi
semangat untuk berjuang atas cinta kalian vie, jer
Tuhan memberkati