hampir tiga tahun sudah kita bersama..
kita berikrar untuk setia dengan cinta yang kita bawa masing-masing...
tidak peduli apa yang ada di pundakmu dan di pundakku
kita tidak menolehnya terlalu lama, takut terjatuh..
kita bersama mengalahkan dunia, dunia yang kita anggap punya kita.
saat banyak hal yang meninggalkanku dengan sejuta pilu,
engkau menghadirkan bahu untukku bersandar
merengkuhku dengan niat meyakinkanku akan kekuatan tuk hadapi semua..
disaat aku mulai lelah mendayung di perahu yang sama
engkau menyuruhku tuk beristirahat tanpa batas waktu tertentu
dan membiarkan dirimu mengayuh sendiri sampai aku tersadar kita sudah berlayar terlalu jauh
Saat itu, saat yang sering aku bayangkan
ketakutanku terdalam tuk pisah darimu dalam hitungan ribuan kilometer dan perbedaan waktu..
kita harus berpisah, aku hanya sebatang kara di kota ufuk timur ini
sang ibu datang menjemputku tuk kembali ke kota yang belum pernah aku jamah
tempat banyak ditemukan sanak disana
harusnya aku bahagia bisa berkumpul dengan mereka
tetapi tidak, aku tidak bahagia
karena aku sadar kita akan berpisah untuk waktu dan jarak yang tak terhitung
sebulan sudah kita berpisah tak bertemu raga
namun, cinta dan hati ini selalu hanya untukmu sayang
kata-kata itu saling menguatkan kita kala kita dirundung rasa rindu mendalam
facebook, telepon, sms selalu menjadi pengobat kangen yang mujarab
sampai saat itu tiba,
saat dimana kamu datang ke kotaku sekarang ini
entah bagaimana caranya untuk mengungkapkan rasa bahagian ini
aku bisa memelukmu lagi, kita bisa berbagi lagi dengan menyentuh penuh kasih
aku bahagia sayang
namun, sepertinya kerikil mulai menyapa kita lagi
kali ini datang dari keluarga dan bundaku
sepertinya mereka tidak menyukai kehadiranmu disini
pemikiran mereka yang terlalu jauh memandang serta di luar batas pikir kita sayang
ketatnya adatku menanggapi kehadiranmu di kota kecilku ini
memberikan rasa tidak nyaman untukmu pastinya
terlebih untukku
jika cinta bisa mengalahkan segalanya,
haruskah aku membobol semua alasan dan prasangka buruk punya kerabatku
jika cinta bisa mengubah segalanya
haruskah aku pergi bersamamu dan membangun dunia kita sendiri lagi tanpa menghiraukan mereka
jika aku memang mencintaimu dan kamu mencintaiku
harushkah kita nekad mengabaikan semua batas-batas rasional milik mereka akan kita
seandainya batas-batas itu boleh diabaikan
mungkin kita masih bisa menikmati waktu sempit bersama lagi disini
mungkin memori indah akan terukir di ingatanmu tentang kotaku
maafkan aku sayang,,
betapapun mereka menghalau cinta kita,
yakinlah akan kebesaran Tuhan atas cinta kita
maafkan mereka sayang
mereka hanya belum tahu dan mengerti dasar kasih kita
perlahan dan pasti semua akan terungkap
bahwa kita dan kisah kita akan abadi disana
aku mencintaimu sayang
Kisah ini punya dia sepupuku novi
semangat untuk berjuang atas cinta kalian vie, jer
Tuhan memberkati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar