tahap demi tahap hampir usai
namun, sepertinya aku tak tak berpindah
kita
tak ada yang terlewati
semua masih sama
meski tak seutuhnya
angin semilir pun tak kuasa mengubah apapun menjadi apapun
bahkan deru tangis gemercik hanya bisa berpose sekilas tanpa rasa
huft
peluh hanya bisa diusap
dan masih lembab
aku tetap menunggu sampai kering
lalu kukenakan kain baru
atau masih kain lama itu
tanpa peluh
aku menunggu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar