Minggu, 28 November 2010

sekuntum mawar 050803

sekumtum mawar tegak berdiri kokoh
di atas tanah yang subur
namun dikelilingi duri dan hardikan angin kencang

sekuntum mawar tumbuh tegar
berusaha melawan dan menerjang lawan
yang selalu menyerang perih

kini, skuntum mawar beranjak dewasa
pesona semerbak merekah dimilikinya
menarik hati sang kumbang nian bergema
sang kumbang berani merayu sekuntum mawar
mencoba mengambil dan mengisi hatinya
mengucap kata manis nampak sungguh indah

namun, tak satupun hasil gembira dibawanya
sekuntum mawar masih berdiri sendiri
dia terikut tolak pikir yang dirancang
tuk dapat menyendiri hingga dewasa nanti pedih

tolak pikir yang membawanya kedalam
kegelisahan, kepedihan, ketakutan
ke lembah keterikatan sakit

tapi apa mau dikata
tiada nafas yang dapat menolongnya
tidak juga dia
hanya Dia yang terus menjaganya
dari godaan dan keinginan yang menghanyutkan

======================================

hahahaha
puisi pertama lin di smp..
sumpahh masih kacau..
untung dah dapet lagi diarinya..
satu per satu akan dicopy..

missyupasttime

Tidak ada komentar:

Posting Komentar