tetes embun menitik lapang
terik matahari telah kembali
rangul diriku dalam kelam sungyi
hangatkan batin tertancap dalam
tiada hadir seorang baikpun angan
mimpiku menerawang putihnya awan
haruskah kau tetap disini
sambut senyum alam mentari
walau ku tahu belum saatnya
tapi ku tahu pasti akan tiba
kan kuucapkan kata pisah
untukmu dunia untukmu kasih
sadarkah kau apa yang kunanti??
================================
lin sangat suka tulisan ini..
makasih udah jadi salah satu inspirasiku
dulu
sekarang juga
dan hanya inspirasi
my little boy
PTL
it's all about me.. so many stories has created and wil be created by me and thnx for all of you for being here.. it's because you are special.. :D
Tampilkan postingan dengan label SH90203BI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SH90203BI. Tampilkan semua postingan
Minggu, 28 November 2010
sekuntum mawar 050803
sekumtum mawar tegak berdiri kokoh
di atas tanah yang subur
namun dikelilingi duri dan hardikan angin kencang
sekuntum mawar tumbuh tegar
berusaha melawan dan menerjang lawan
yang selalu menyerang perih
kini, skuntum mawar beranjak dewasa
pesona semerbak merekah dimilikinya
menarik hati sang kumbang nian bergema
sang kumbang berani merayu sekuntum mawar
mencoba mengambil dan mengisi hatinya
mengucap kata manis nampak sungguh indah
namun, tak satupun hasil gembira dibawanya
sekuntum mawar masih berdiri sendiri
dia terikut tolak pikir yang dirancang
tuk dapat menyendiri hingga dewasa nanti pedih
tolak pikir yang membawanya kedalam
kegelisahan, kepedihan, ketakutan
ke lembah keterikatan sakit
tapi apa mau dikata
tiada nafas yang dapat menolongnya
tidak juga dia
hanya Dia yang terus menjaganya
dari godaan dan keinginan yang menghanyutkan
======================================
hahahaha
puisi pertama lin di smp..
sumpahh masih kacau..
untung dah dapet lagi diarinya..
satu per satu akan dicopy..
missyupasttime
di atas tanah yang subur
namun dikelilingi duri dan hardikan angin kencang
sekuntum mawar tumbuh tegar
berusaha melawan dan menerjang lawan
yang selalu menyerang perih
kini, skuntum mawar beranjak dewasa
pesona semerbak merekah dimilikinya
menarik hati sang kumbang nian bergema
sang kumbang berani merayu sekuntum mawar
mencoba mengambil dan mengisi hatinya
mengucap kata manis nampak sungguh indah
namun, tak satupun hasil gembira dibawanya
sekuntum mawar masih berdiri sendiri
dia terikut tolak pikir yang dirancang
tuk dapat menyendiri hingga dewasa nanti pedih
tolak pikir yang membawanya kedalam
kegelisahan, kepedihan, ketakutan
ke lembah keterikatan sakit
tapi apa mau dikata
tiada nafas yang dapat menolongnya
tidak juga dia
hanya Dia yang terus menjaganya
dari godaan dan keinginan yang menghanyutkan
======================================
hahahaha
puisi pertama lin di smp..
sumpahh masih kacau..
untung dah dapet lagi diarinya..
satu per satu akan dicopy..
missyupasttime
Langganan:
Postingan (Atom)