sudah lama tidak menulis. bukan berarti hati tidak mempunyai cerita. akhir-akhir ini hanya terlalu sibuk dengan setumpuk target dan mimpi. bukan berarti aku melupa akanmu...
tidak walau mata telah terpejam...
fokus akan ekspektasi masa depan lebih baik seprti berfluktuasi di benakku. selintas senyumanmu membayangi kala jiwa mulai drop. aku hanya membalas dengan bulir-bulir bening yang pecah setelah terbendung sekian waktu. jatuh lagi....
terkadang merasa berlalri buka di arena punyaku, terkadang merasa tidak melakukan apa-apa, terkadang merasa "nothing"...
apa ini...??
dan perasaan abstrak itu makin melumer dengan luka-luka kecil akibat kerikil yang aku paksa injak saat telapakku masih basah dan lunak. sakit memang, tapi sesumbar senyummu masih bermain di pandanganku. jelas sekali...
maunya bisa teriak dan berkata "Bapa, boleh aku pinjam ayahku sebentar?"
terlalu naif untuk menghempaskan rindu hanya dalam tulisan mati di layar ini. sesekali menghapus air bening di pipi dan kembali memainkan jari.
ingin tidur di pangkuanmu sambil bercerita, sekedar menceritakan kisahku hari ini.
10 tahun lebih tanpamu tidak menghilangkan kerapuhanku serta isak pilu akan rindu..
tidak barang seberkas...
ayah, aku sedang berjuang demi dia yang kau tinggalkan, ibu..
demi mimpi kita dulu yang belum sempat terjadi..
terlalu banyak asa untuk bisa bersama, walau di kejauhan aku percaya
engkau telah bahagia..
ayah, aku ingin merangkul dan berbisik,
"aku rindu"
humft...
jatuh lagi...
hujan menemani rinduku disini...
it's all about me.. so many stories has created and wil be created by me and thnx for all of you for being here.. it's because you are special.. :D
Kamis, 22 September 2011
Rabu, 01 Juni 2011
PERSELINGKUHAN
saat dimana kita berbicara sendiri,
mungkin badan kita masih bersama
tetapi hati pergi entah kemana
saat dimana kita mencari terang yang lain
kita lupa bahwa kita dulu pernah saling menerangi
lupa akan setiap ikrar yang sudah terucap di awal kisah
lupa janji untuk saling melengkapi
saat dimana bukan hanya cinta yang dipertaruhkan
tetapi memperoleh kebahagiaan jadi alasan gelapnya
saat dimana jenuh dan cinta lama menjadi bumerang
dan pisah jadi jalan keluar
terkadang malah lebih romantis
jauh berbeda dari sebelumnya
padahal itu hanya menutup aroma cinta lain yang sudah membara
saat dimana kita lupa semua hal indah punya kita
malah berpaling untuk merajut benang baru
sering lupa bahwa cinta baru itu belum tentu sekuat cinta kita sekarang
sering lupa bahwa cinta baru itu hanya sekadar cinta sesaat
yang perlahan akan sirna
yah, intinya disaat itu kita sering lupa atau berpura-pura lupa
bahwa kita sudah punya cinta dan pergi mencari lagi tanpa hati
mungkin badan kita masih bersama
tetapi hati pergi entah kemana
saat dimana kita mencari terang yang lain
kita lupa bahwa kita dulu pernah saling menerangi
lupa akan setiap ikrar yang sudah terucap di awal kisah
lupa janji untuk saling melengkapi
saat dimana bukan hanya cinta yang dipertaruhkan
tetapi memperoleh kebahagiaan jadi alasan gelapnya
saat dimana jenuh dan cinta lama menjadi bumerang
dan pisah jadi jalan keluar
terkadang malah lebih romantis
jauh berbeda dari sebelumnya
padahal itu hanya menutup aroma cinta lain yang sudah membara
saat dimana kita lupa semua hal indah punya kita
malah berpaling untuk merajut benang baru
sering lupa bahwa cinta baru itu belum tentu sekuat cinta kita sekarang
sering lupa bahwa cinta baru itu hanya sekadar cinta sesaat
yang perlahan akan sirna
yah, intinya disaat itu kita sering lupa atau berpura-pura lupa
bahwa kita sudah punya cinta dan pergi mencari lagi tanpa hati
Sabtu, 21 Mei 2011
aku mau kamu ciptakan lagu untukku...
hampir setiap sore gadis berkacamata menemani lelaki berkumis tipis duduk dibawah pohon rindang di taman tempat favorit mereka bertemu. Saling bercerita apa yang telah terjadi seharian, apa yang membuat mereka bahagia, apa yang membuat mereka saling terkuras emosi, dan apa-apa yang lain yang menurut mereka pantas untuk dibagikan. si pria selalu menyandang gitar lengkap dengan tasnya bertali hitam. memang si pria suka mendendangkan berbagai lagu dan sering bertanya kepada si gadis, "apakah suaraku bagus?", "apakah lagu ini bagus?", dan sejumlah pertanyaan bagus lainnya tentang melodi yang dimainkannya...
sampai pada suatu sore, sore itu hampir mendatangkan senja indah berselimut kabut tipis. si gadis dan si pria kembali bersama. kali ini diatas kursi kayu abu-abu panjang tepat dibawah salah satu pohon disana. kembali si pria melantunkan lagu kesayangannya. berkali-kali dengan nada indah dan penuh penghayatan. sementara si wanita hanya duduk tanpa berhenti menatap si pria bernyanyi. tiba-tiba air matanya menetes. awalnya perlahan, namun semakin lama semakin deras. si gadis pun memalingkan wajahnya. tetapi si pria masih hanyut dalam nyanyiannya dan gitarnya sendiri.
setelah sekian detik berlalu, si pria menyadari bahwa si gadis tidak memandangnya lagi. sambil memegang jemari si gadis, si pria bertanya "mengapa engkau bersedih gadisku?"
si gadis pun menjawab, "entah mengapa aku bersedih sayang. aku hanya iri dengan gitarmu, iri dengan melodi yang kamu ciptakan entah untuk siapa, aku iri sayang", jawab si gadis sambil terisak-isak.
"mengapa kamu iri sayang?"
"karena kamu tidak pernah menciptakan lagu untukku. kamu tidak pernah ingin bernyanyi untukku. padahal aku sudah ada di sisimu, kamu hanya bernyanyi untukmu sendiri serta duniamu yang asing bagiku. aku mau kamu ciptakan lagu untukku", mata si gadis tajam menuju harapan di mata si pria.
"kenapa kamu mengatakan hal itu sayang. bukankah setiap hari kita bersama di bawah pohon ini selalu berbagi. tahukah kamu kalau setiap lagu yangaku nyanyikan hanya untukmu. tahukah kamu setiap lirik yang baru aku buat selalu kamu orang pertama yang mendengarkannya. tahukah kamu setiap kamu memandangku bernyanyi itu lebih dari panggung manapun yang ada untukku. kamu terlalu berharga untukku sayang. aku hanya ingin kamu masuk ke dunia yang sudah aku persiapkan. maafkan aku jika aku seperti tidak menghiraukanmu dan tidak berkata demikian, itu karena aku ingin membuat 1 album hanya untukmu. untukmu yang selalu jadi inspirasiku. maafkan sikapku sayang. aku hanya ingin mempersembahkan semua laguku untukmu. hanya untukmu".
si gadis pun kehilangan kata dan memeluk si pria dengan eratnya. seolah tidak ingin berpisah.
"jika begitu, nyanyikan lagumu dari awal lagi. aku tidak ingin melewatkan satu pun lirik itu."
keduanya tersenyum, dan si pria melantunkan lagu itu dari awal lagi....
Kamis, 19 Mei 2011
seandainya batas-batas itu boleh diabaikan
hampir tiga tahun sudah kita bersama..
kita berikrar untuk setia dengan cinta yang kita bawa masing-masing...
tidak peduli apa yang ada di pundakmu dan di pundakku
kita tidak menolehnya terlalu lama, takut terjatuh..
kita bersama mengalahkan dunia, dunia yang kita anggap punya kita.
saat banyak hal yang meninggalkanku dengan sejuta pilu,
engkau menghadirkan bahu untukku bersandar
merengkuhku dengan niat meyakinkanku akan kekuatan tuk hadapi semua..
disaat aku mulai lelah mendayung di perahu yang sama
engkau menyuruhku tuk beristirahat tanpa batas waktu tertentu
dan membiarkan dirimu mengayuh sendiri sampai aku tersadar kita sudah berlayar terlalu jauh
Saat itu, saat yang sering aku bayangkan
ketakutanku terdalam tuk pisah darimu dalam hitungan ribuan kilometer dan perbedaan waktu..
kita harus berpisah, aku hanya sebatang kara di kota ufuk timur ini
sang ibu datang menjemputku tuk kembali ke kota yang belum pernah aku jamah
tempat banyak ditemukan sanak disana
harusnya aku bahagia bisa berkumpul dengan mereka
tetapi tidak, aku tidak bahagia
karena aku sadar kita akan berpisah untuk waktu dan jarak yang tak terhitung
sebulan sudah kita berpisah tak bertemu raga
namun, cinta dan hati ini selalu hanya untukmu sayang
kata-kata itu saling menguatkan kita kala kita dirundung rasa rindu mendalam
facebook, telepon, sms selalu menjadi pengobat kangen yang mujarab
sampai saat itu tiba,
saat dimana kamu datang ke kotaku sekarang ini
entah bagaimana caranya untuk mengungkapkan rasa bahagian ini
aku bisa memelukmu lagi, kita bisa berbagi lagi dengan menyentuh penuh kasih
aku bahagia sayang
namun, sepertinya kerikil mulai menyapa kita lagi
kali ini datang dari keluarga dan bundaku
sepertinya mereka tidak menyukai kehadiranmu disini
pemikiran mereka yang terlalu jauh memandang serta di luar batas pikir kita sayang
ketatnya adatku menanggapi kehadiranmu di kota kecilku ini
memberikan rasa tidak nyaman untukmu pastinya
terlebih untukku
jika cinta bisa mengalahkan segalanya,
haruskah aku membobol semua alasan dan prasangka buruk punya kerabatku
jika cinta bisa mengubah segalanya
haruskah aku pergi bersamamu dan membangun dunia kita sendiri lagi tanpa menghiraukan mereka
jika aku memang mencintaimu dan kamu mencintaiku
harushkah kita nekad mengabaikan semua batas-batas rasional milik mereka akan kita
seandainya batas-batas itu boleh diabaikan
mungkin kita masih bisa menikmati waktu sempit bersama lagi disini
mungkin memori indah akan terukir di ingatanmu tentang kotaku
maafkan aku sayang,,
betapapun mereka menghalau cinta kita,
yakinlah akan kebesaran Tuhan atas cinta kita
maafkan mereka sayang
mereka hanya belum tahu dan mengerti dasar kasih kita
perlahan dan pasti semua akan terungkap
bahwa kita dan kisah kita akan abadi disana
aku mencintaimu sayang
Kisah ini punya dia sepupuku novi
semangat untuk berjuang atas cinta kalian vie, jer
Tuhan memberkati
kita berikrar untuk setia dengan cinta yang kita bawa masing-masing...
tidak peduli apa yang ada di pundakmu dan di pundakku
kita tidak menolehnya terlalu lama, takut terjatuh..
kita bersama mengalahkan dunia, dunia yang kita anggap punya kita.
saat banyak hal yang meninggalkanku dengan sejuta pilu,
engkau menghadirkan bahu untukku bersandar
merengkuhku dengan niat meyakinkanku akan kekuatan tuk hadapi semua..
disaat aku mulai lelah mendayung di perahu yang sama
engkau menyuruhku tuk beristirahat tanpa batas waktu tertentu
dan membiarkan dirimu mengayuh sendiri sampai aku tersadar kita sudah berlayar terlalu jauh
Saat itu, saat yang sering aku bayangkan
ketakutanku terdalam tuk pisah darimu dalam hitungan ribuan kilometer dan perbedaan waktu..
kita harus berpisah, aku hanya sebatang kara di kota ufuk timur ini
sang ibu datang menjemputku tuk kembali ke kota yang belum pernah aku jamah
tempat banyak ditemukan sanak disana
harusnya aku bahagia bisa berkumpul dengan mereka
tetapi tidak, aku tidak bahagia
karena aku sadar kita akan berpisah untuk waktu dan jarak yang tak terhitung
sebulan sudah kita berpisah tak bertemu raga
namun, cinta dan hati ini selalu hanya untukmu sayang
kata-kata itu saling menguatkan kita kala kita dirundung rasa rindu mendalam
facebook, telepon, sms selalu menjadi pengobat kangen yang mujarab
sampai saat itu tiba,
saat dimana kamu datang ke kotaku sekarang ini
entah bagaimana caranya untuk mengungkapkan rasa bahagian ini
aku bisa memelukmu lagi, kita bisa berbagi lagi dengan menyentuh penuh kasih
aku bahagia sayang
namun, sepertinya kerikil mulai menyapa kita lagi
kali ini datang dari keluarga dan bundaku
sepertinya mereka tidak menyukai kehadiranmu disini
pemikiran mereka yang terlalu jauh memandang serta di luar batas pikir kita sayang
ketatnya adatku menanggapi kehadiranmu di kota kecilku ini
memberikan rasa tidak nyaman untukmu pastinya
terlebih untukku
jika cinta bisa mengalahkan segalanya,
haruskah aku membobol semua alasan dan prasangka buruk punya kerabatku
jika cinta bisa mengubah segalanya
haruskah aku pergi bersamamu dan membangun dunia kita sendiri lagi tanpa menghiraukan mereka
jika aku memang mencintaimu dan kamu mencintaiku
harushkah kita nekad mengabaikan semua batas-batas rasional milik mereka akan kita
seandainya batas-batas itu boleh diabaikan
mungkin kita masih bisa menikmati waktu sempit bersama lagi disini
mungkin memori indah akan terukir di ingatanmu tentang kotaku
maafkan aku sayang,,
betapapun mereka menghalau cinta kita,
yakinlah akan kebesaran Tuhan atas cinta kita
maafkan mereka sayang
mereka hanya belum tahu dan mengerti dasar kasih kita
perlahan dan pasti semua akan terungkap
bahwa kita dan kisah kita akan abadi disana
aku mencintaimu sayang
Kisah ini punya dia sepupuku novi
semangat untuk berjuang atas cinta kalian vie, jer
Tuhan memberkati
Selasa, 17 Mei 2011
pada akhirnya kita diri sendiri
duduk terdiam diantara tumpukan draft cerita dan album kenangan
fasih dengan bahasa hati menyikapi apa yang tengah terjadi
membuatku lengah dan kembali menengadah..
kala dia dan dia yang harusnya berada di belakang dan di samping untuk memback up aku
kembali aku berpaling sekedar memastikan dia sedang ada dan berada..
tapi aku kecewa...
tiada seonggok jiwa disana
dia pun tidak..
deru badai pilu menerpa sepenggal hidup
mencoba menggoda setiap pondasi yang utuh-utuh ingin aku bangun
atau hanya sekedar menguji ketahananku atas aku dan nasib
entahlah...
namun, disaat semua hilang,
semua pergi
dan semua berlalu...
tiada seorang pun..
bahkan dia yang paling kamu harapkan pun entah dimana...
seharusnya aku sudah menydari sejak awal bahwa kita memang berbeda
kita punya kehidupan sendiri yang rumit sehingga sering terlalu sulit untuk saling memahami
disaat kita saling tidak mengerti satu dengan yang lain
saat itu juga kita sering merasa sendiri, tak satu pun yang dapat memahami apa mau kita..
harusnya aku lebih menyadari sejak dini
kita punya pribadi masing-masing
yang sengaja diciptakan Tuhan demi memperkaya dan melengkapi satu dengan yang lain,
tetapi mengapa kita sulit untuk memahaminya?
ataukah kita sudah mulai merasa bosan memikirkan serta mencoba mengisi satu dengan yang lain??
entahlah, aku pun tiada tahu pastinya..
tetapi semakin aku melihat dan mencoba merasakan
apa yang sedang in diantara kita
aku melihat kita memanglah diri sendiri
tak bisa menyatu dengan menjadi individu lain baik inginmu atau inginku..
pada akhirnya, kita adalah diri sendiri
yang tidak abadi
dan pada akhirnya kita diri sendiri
hanya berjuang seorang diri tanpa siapapun
kecuali Sang Khalik.....
fasih dengan bahasa hati menyikapi apa yang tengah terjadi
membuatku lengah dan kembali menengadah..
kala dia dan dia yang harusnya berada di belakang dan di samping untuk memback up aku
kembali aku berpaling sekedar memastikan dia sedang ada dan berada..
tapi aku kecewa...
tiada seonggok jiwa disana
dia pun tidak..
deru badai pilu menerpa sepenggal hidup
mencoba menggoda setiap pondasi yang utuh-utuh ingin aku bangun
atau hanya sekedar menguji ketahananku atas aku dan nasib
entahlah...
namun, disaat semua hilang,
semua pergi
dan semua berlalu...
tiada seorang pun..
bahkan dia yang paling kamu harapkan pun entah dimana...
seharusnya aku sudah menydari sejak awal bahwa kita memang berbeda
kita punya kehidupan sendiri yang rumit sehingga sering terlalu sulit untuk saling memahami
disaat kita saling tidak mengerti satu dengan yang lain
saat itu juga kita sering merasa sendiri, tak satu pun yang dapat memahami apa mau kita..
harusnya aku lebih menyadari sejak dini
kita punya pribadi masing-masing
yang sengaja diciptakan Tuhan demi memperkaya dan melengkapi satu dengan yang lain,
tetapi mengapa kita sulit untuk memahaminya?
ataukah kita sudah mulai merasa bosan memikirkan serta mencoba mengisi satu dengan yang lain??
entahlah, aku pun tiada tahu pastinya..
tetapi semakin aku melihat dan mencoba merasakan
apa yang sedang in diantara kita
aku melihat kita memanglah diri sendiri
tak bisa menyatu dengan menjadi individu lain baik inginmu atau inginku..
pada akhirnya, kita adalah diri sendiri
yang tidak abadi
dan pada akhirnya kita diri sendiri
hanya berjuang seorang diri tanpa siapapun
kecuali Sang Khalik.....
Minggu, 15 Mei 2011
kita memang "berbeda"....
sedih rasanya ketika kita sudah sering merasa tidak nyaman, tidak nyambung, emosi tanpa sebab yang pasti...
sedih rasanya ketika kita telah sering tidak bersama, enggan memulai cerita, dan hanya menyimpan tawa lara sendiri...
sedih rasanya ketika tangan kita sudah tidak lagi menggenggam, senyuman kecut jadi menu wajib, dan tiada waktu lagi untuk mimpi kita...
sedih rasanya ketika kata-katamu sudah hambar di telingaku dan engkau pun malas mendengar gurauanku...
entah aku yang terlalu terlena dengan segala kenyamananku bersamamu sehingga aku melupakan kita adalah individu...
atau entah kamu yang selalu memberi keyakinan penuh akan mimpi kita serta pesonamu yang sulit untuk aku tampik sehingga kamu lupa aku pun seorang pribadi...
atau karena terlalu banyak kesamaan kita di awal sehingga mampu menutupi semua beda dan membuat kita mabuk dan lupa...
lupa bahwa aku adalah aku yang aku kaitkan hatiku di punyamu..
lupa bahwa kamu adalah kamu yang rangkulanmu mendekapku untukmu..
lupa kalau aku juga punyaku sendiri..
dan kamu juga milikmu sendiri..
sepertinya kita lupa kalau kita berbeda..
kita selalu berusaha menyamakan setiap perbedaan dengan harapan ada kenyamanan untuk dunia kita..
iya, memang ada kenyamanan itu
tapi hanya sesaat..
dan akhir-akhir ini, aku semakin merasakan bahwa kita memang berbeda..
kita harus mengakuinya..
dan setiap perbedaan itu membuatku menjadi semakin kaya dengan cinta dan hasrat..
bukan itu memisahkan dari jerat asmara yang sudah terlanjur kita rajut....
sedih rasanya ketika kita telah sering tidak bersama, enggan memulai cerita, dan hanya menyimpan tawa lara sendiri...
sedih rasanya ketika tangan kita sudah tidak lagi menggenggam, senyuman kecut jadi menu wajib, dan tiada waktu lagi untuk mimpi kita...
sedih rasanya ketika kata-katamu sudah hambar di telingaku dan engkau pun malas mendengar gurauanku...
entah aku yang terlalu terlena dengan segala kenyamananku bersamamu sehingga aku melupakan kita adalah individu...
atau entah kamu yang selalu memberi keyakinan penuh akan mimpi kita serta pesonamu yang sulit untuk aku tampik sehingga kamu lupa aku pun seorang pribadi...
atau karena terlalu banyak kesamaan kita di awal sehingga mampu menutupi semua beda dan membuat kita mabuk dan lupa...
lupa bahwa aku adalah aku yang aku kaitkan hatiku di punyamu..
lupa bahwa kamu adalah kamu yang rangkulanmu mendekapku untukmu..
lupa kalau aku juga punyaku sendiri..
dan kamu juga milikmu sendiri..
sepertinya kita lupa kalau kita berbeda..
kita selalu berusaha menyamakan setiap perbedaan dengan harapan ada kenyamanan untuk dunia kita..
iya, memang ada kenyamanan itu
tapi hanya sesaat..
dan akhir-akhir ini, aku semakin merasakan bahwa kita memang berbeda..
kita harus mengakuinya..
dan setiap perbedaan itu membuatku menjadi semakin kaya dengan cinta dan hasrat..
bukan itu memisahkan dari jerat asmara yang sudah terlanjur kita rajut....
Sabtu, 14 Mei 2011
Khayalku
Kucoba tepis semua rinduku
Kucoba hapus semua anganku
Berharap semua cepat berlalu
Khayalku tuk miliki dirimu
Lupakanmu... jauh
Tinggalkanmu dari hidupku
Bangunkanku dari mimpiku
Yakinkan semua ini hanya khayalku
Oh tuhan tolong jawab anganku
Rasa ini terus menyiksaku
Matikan cinta tuk harapan yang kosong
Yakinkan perih kan membunuhku
Jauh...
Tinggalkan mu dari hidupku
Bangunkanku dari mimpiku
Yakinkan semua ini hanya khayalku
Kucoba hapus semua anganku
Berharap semua cepat berlalu
Khayalku tuk miliki dirimu
Lupakanmu... jauh
Tinggalkanmu dari hidupku
Bangunkanku dari mimpiku
Yakinkan semua ini hanya khayalku
Oh tuhan tolong jawab anganku
Rasa ini terus menyiksaku
Matikan cinta tuk harapan yang kosong
Yakinkan perih kan membunuhku
Jauh...
Tinggalkan mu dari hidupku
Bangunkanku dari mimpiku
Yakinkan semua ini hanya khayalku
Langganan:
Postingan (Atom)