Minggu, 10 Oktober 2010

INDOMIE antara "kelinci percobaan" atau" politik perdagangan"

Bingung dengan pernyataan pemerintah taiwan bahwa produk andalan Indonesia "Indomie" memiliki 2 zat terlarang yang seharusnya tidak boleh dikonsumsi. Hal ini ini diimplementasikan dengan penahanan sejumlah produk indomie di pasar-pasar swalayan di Taiwan.
namun, ironisnya direktur utama indofood mengatakan bahwa produknya sudah memenuhi standart yang berlaku di negara tersebut. pihak indofood mengatakan bahwa hal ini merupaka salah satu tindak politik dagang yang dilakukan oleh pemerintah Taiwan dalam menekan masuknya produk mis instant impor. dikarenakan Taiwan juga merupakan salah satu konsumen terbesar mie instant.
letak kebingungannya pada 2 stateent yang berbeda alur diatas. mana yang benar..
apakah masyarakat hanya dijadikan kelinci percobaan selama bertahun-tahun?
atau memang benar pemerintah Taiwan yang tidak ingin pasarnya direbut oleh ekspor dari negara lain..
sangat berharap ada konfirmasi jelas baik dari pihak indofood dan pemerintah kita..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar